Minggu, 06 September 2020

Perencanaan dalam Mengajar PJOK di Masa New Normal

 Assalamualaikum wr. Wb.

Salam olahraga.

PJOK merupakan muatan pelajaran di sekolah yang didalamnya terkandung aspek ketrampilan, pengetahuan dan sikap.

Dalam masa new normal ini, meski pembelajaran masih banyak yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah, PJOK masih dapat eksis dan dilaksanakan dengan esensi tidak meninggalkan beberapa aspek. Semua aspek dapat dilaksanakan. Tentunya dengan persiapan dan tindak lanjut yang baik oleh pengajar PJOK itu sendiri. 

Perencanaan pengajaran PJOK

Pembelajaran PJOK akan dapat tetap tersampaikan dan tetap tercapai tujuannya, jika guru PJOK.mampu membuat perencanaan yang baik. Beberapa perencanaan yang dapat dilakukan oleh guru PJOK dalam mengajar:

1. Melakukan pengembangan silabus.

Silabus yang sudah ada dari Kemdikbud sebaiknya kita sesuaikan lagi dengan keadaan di sekolah kita. Namun sebaiknya tidak banyak keluar dari rel atau keluar mengeksplore sendiri dalam mengembangkan silabus. Kalaupun silabus dari Kemdikbud kita semuanya tanpa mengembangkannya, sebenarnya guru PJOK pun dapat tetep menyampaikannya. Jika memang tidak sesuai dengan kondisi di sekolah, seorang guru PJOK harus bisa menyikapinya yaitu dengan memodif sedikit dan dapat memilih media dan metode yang cocok untuk pembelajarannya nanti. 

2. Membuat kalender Pendidikan.

Sebelum menerapkan ke dalam Prota dan Promes, guru PJOK sebelumnya harus membuat kaldik sendiri. Guru PJOK dapat menghitung hari efektif dan hari tidak efektif. Jumlah pertemuan harus kita sesuaikan dengan jumlah harus efektif tersebut. Coba hitung jumlah seluruh pertemuan, lalu kita buat berapa kali pertemuan yang dapat kita pakai untuk menyampaikan materi, melakukan penilaian dan mungkin untuk kegiatan lainnya. 

3. Mengurutkan Kompetensi Dasar dalam Prota dan Promes.

Didalam silabus pembelajaran dari kemdikbud,sudah terdapat kompetensi dasar dari tiap-tiap kelas. Dan kelebihannya lagi, di dalam silabus itu KD sudah tertata urut.  Selanjutkan kita mengurutkan KD ke dalam Prota dan Promes. Terakhir, kita tinggal menyesuaikan dengan materi-materi yang akan kita sampaikan. 

4. Membuat RPP.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP memang sebaiknya guru PJOK semdiri yang menyusunnya. Banyak sekali pihak ketiga yang menawarkan dokumen RPP yang sudah jadi dan tinggal copy paste, dan tinggal mengganti nama guru. Hal ini pun sudah syah dan diperbolehkan, namun bagi beberapa guru yang menyadarinya, dalam RPP tentulah sebaiknya guru PJOK itu sendiri yang menyusunnya karena yang tahu kondisi bagaimana kita mengajar adalah guru PJOK itu sendiri. Mulai dari metode, media dan strategi pembelajaran tentunya sekolah satu dengan yang lainnya semestinya ada perbedaan. Nah, ini saatnya guru PJOK membuat sendiri RPP yang benar-benar bisa disesuaikan dengan keadaan atau kemampuan guru dan juga kondisi atau fasilitas dari sekolah tersebut. Jika guru dapat membuat RPP sendiri, maka tingkat keprofesionalan kita sedikit lebih maju. 

5. Menyiapkan Media.

Pemilihan media dalam RPP sudah kita tulis di RPP, langkah selanjutnya adalah kita harus menyiapkannya. Media pembelajaran dalam PJOK ada beberapa yang biasa kita pakai, mulai dari media gambar, media tulisan, dan bahkan media audio visual seperti video pembelajaran. Haruskah guru PJOK membuat media seperti ini semua? Tentunya semau tergantung dari guru masing-masing. Jika memang ingin profesional ya tentunya menyiapkan media pembelajaran dengan baik. Perlu diingat bahwa aspek pembelajaran dalam PJOK diantaranya pengetahuan dan ketrampilan. Jika media diterapkan dengan baik, tentunya kedua aspek ini dapat dicapai. 

6. Menerapkan Strategi /Metode Mengajar.

Setelah semua langkah-langkah diatas sudah kita persiapkan, maka kita harus menyusun strategi mengajar. Strategi apa yang cocok kita terapkan? Semua kembali kepada kondisi dan kemampuan dari masing-masing guru. Ada beberapa strategi atau metode mengajar PJOK diantaranya: demonstrasi, komando, resiprokal, dan lain sebagainya. Saran saya, pilihlah sesuai kemampuan kita dalam mengajar, namun sebaiknya disesuaikan pula dengan materi yang kita sampaikan. Karena pasti ada materi yang dalam pemilihan strateginya harus lain. 

7. Melaksanakan Penilaian.

Penilaian dalam pembelajaran PJOK dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Jadi bisa saja dari proses maupun hasil.  Tentang penilaian yang kita pakai ini sebaiknya seluruh siswa mengetatahuinya, jadi diawal pembelajaran kita sudah menyampaikan kepada siswa bagaimana kita menilai masing-masing siswa. Dengan disampaikannya hal ini, semoga siswa menjadi tampak lebih semangat dan aktif dalam belajar PJOK darj awal hingga akhir. 

8. Tindak Lanjut Pembelajaran.

Setelah pembelajaran selesai, maka guru seharusnya melaksanakan tindak lanjut pembelajaran. Dari proses sampai hasil, kita bisa mengevaluasi cara pengajaran, kelebihan dan kekurangan dalam mengajar. Dan untuk hasil dari penilaian siswa, guru dapat menyimpulkan seberapa banyak siswa yang memperoleh nilai diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), dan ada berapa siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM. Pastinya jika banyak siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM, berarti guru tersebut dalam mengajar itu bisa dikatakan sukses. Dan semua tindak lanjut juga pastinya menjadi penilaian dari kepala sekolah. 

Nah, demikian perencanaan pengajaran yang sebaiknya guru PJOK persiapkan. Semoga dengan mempersiapkan segalanya, guru PJOK dapat menginspirasi anak untuk semangat bergerak aktif dan belajar PJOK dengan menyenangkan. Sebagaimana dengan slogan yang telah lama kita dengar yaitu paikemgembrot. 

Ayo semangat menuntaskan ilmu dengan baik. Dan semoga dapat mengarahkan siswa  ke olahraga prestasi. 

Salam olahraga.

Wassalamu'alaikum wr.wb.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SDN TAMBAKAJI 03 MELALUI KESEPAKATAN DAN KEYAKINAN PADA PEMBELAJARAN PJOK DI KELAS IVA SDN TAMBAKAJI 03 Arifana...